PEDOMAN ‘HOSPITAL GOES TO THE VILLAGE”

PEDOMAN  ‘HOSPITAL GOES TO THE VILLAGE”
PEDOMAN ‘HOSPITAL GOES TO THE VILLAGE”
PEDOMAN  ‘HOSPITAL GOES TO THE VILLAGE”

PEDOMAN

‘HOSPITAL GOES TO THE VILLAGE”

 

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MALINGPING

PROVINSI BANTEN

 

GAMBARAN UMUM RUMAH SAKIT

  1. FASILITAS RUMAH SAKIT

 

  1. Instalasi Gawat Darurat;
  2. Instalasi Rawat Jalan;
  3. Instalasi Rawat Inap;
  4. Instalasi Kebidanan/Kandungan;
  5. Instalasi Kamar Bedah;
  6. Instalasi perawatan Intensif;
  7. Instalasi Perinatologi;
  8. Instalasi Laboratorium;
  9. Instalasi Radiologi;
  10. Instalasi Farmasi;
  11. Instalasi Gizi
  12. Instalasi CSSD/ Loundry;
  13. Instalasi Medical Record;
  14. Instalasi Kesehatan Lingkungan RS/IPAL;
  15. Instalasi IPSRS;
  16. Instalasi Kamar Jenazah;
  17. Instalasi K3RS
  18. Ambulance/ Mobil Jenazah

 

  1. SUMBER DAYA MANUSIA RUMAH SAKIT

 

  1. Tenaga Medis
  1. Spesialis Dasar : 
  • Obgyn                              :          2 Orang
  • Bedah                              :           2 Orang
  • Dalam                              :           2 Orang
  • Anak                                :           1 Orang

2. Spesialis Penunjang

  • Anastesi                           :           2  Orang
  • Radiologi                         :           1 Orang
  • Patologi Klinik                 :           1 Orang

3. Spesialis lainnya                 

  • Bedah Mulut                    :           1 Orang         
  • Mata                                 :            1 orang
  • THT                                 :           1 orang
  • Neurologi/syaraf  :           :           1 orang
  • Kesehatan Jiwa                :           1 orang
  • Paru                                  :            1 orang
  • Rehabilitasi Medik           :            1 orang

4. Dokter Umum                     :            9 orang

Dokter Gigi                             :           2 orang

 

  1. Tenaga perawat

Jumlah Perawat                 : 63 orang

 

  1. Tenaga kesehatan lain
  2. Bidan                    : 15 0rang
  3. Apoteker               : 6 orang
  4. Asisten apoteker   : 4 orang
  5. Radiografer           : 2 orang
  6. Nutrisionist           : 3 0rang
  7. Analis kesehatan   : 5 orang
  8. Elektromedis         : 1 orang
  9. Rekam medis        : 1 orang
  10. Sanitarian              : 4 orang
  11. Penata anasthesi    : 1 orang
  12. Analis kimia          : 1 orang
  13. Refraksionis optisen: 1 orang
  14. K3RS                    : 1 orang

 

BAB III

PROGRAM DAN KEGIATAN

 

Dalam pelaksanaan program “ Hospital Goes To The Village” pada prinsipnya adalah melakukan sinergisitas pelayanan rujukan dan membuat jejaring rumah sakit dengan sarana kesehatan di wilayah binaan rumah sakit dalam hal ini sarana kesehatan primer, tenaga kesehatan dan kader serta melakukan promosi dan pembinaan program Nasional.

Adapun kegiatan-kegiatan yangb akan dilaksanakan oleh tenaga-tenaga kesehatan rumah sakit khususnya Dokter Spesialis dan tenaga kesehatan yang tergabung dalam tim Program Nasional adalah sebagai berikut :

  1. Metode Kegiatan

 

  1. Sharing/ transfer ilmu pengetahuan dalam bentuk pertemuan
  2. Bimbingan ketrampilan
  3. Penyuluhan
  4. Promosi pelayanan

 

  1. Waktu Kegiatan

 

Adapun rencana penurunan Tim rumah sakit dalam pelaksanaan program adalah setiap bulan 1 ( satu ) kali didsesuaikan dengan kebutuhan dan kesiapan tim dan pihak yang akan dikunjungi atau permintaan dan kesanggupan dari sarana kesehatan primer dengan personilnya.

 

  1. Lokasi Kegiatan

 

Pelaksanaan program bisa dilakukan sesuai kesanggupan dari pihak yang akan dikunjungi oleh Tim rumah sakit, seperti :

  1. Puskesmas;
  2. Posyandu;
  3. Kecamatan;
  4. Kelurahan/ Balai Desa
  5. Klinik/ Balai Pengobatan

 

  1. Sasaran

 

Untuk sasaran program disesuaikan dengan tujuan perkegiatan yangb akan dilaksanakan oleh karena tergantung materi dan metode kegiatannya, seperti :

  1. Promosi pelayanan rumah sakit, peserta dapat diundang semua tenaga kesehatan yang ada di sarana kesehatan dan kader kesehatan;
  2. Sharing pengetahuan/ Refreshing, peserta dapat juga diundang semua tenaga kesehatan yang melaksanakan pelayanan kesehatan;
  3. Bimbingan teknis, peserta disesuaikan dengan materi bintek oleh Tim Rumah sakit dengan Tim sarana Kesehatan;
  4. Penyuluhan, peserata dapat mengundang tenaga kesehatan, Kader kesehatan atau masyarakatb jika dianggap perlu

 

PENUTUP

 

Demikian Pedoman pelaksanaan Program “ Hospital Goes To The Village” ini disusun untuk menjadi dasar pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang di susun untuk dapat menjadi lebih optimalnya pelaksanaan. Adapun harapan dari pelaksanaan program ini ke depannya adalah dapat memperluas pengembangan pelayanan rumah sakit dengan inovasi baru dengan terbentuknya jejaring tidak saja dengan sarana kesehatan primer tetapi dengan masyarakat secara langsung melalui aparatur keluran atau kecamatan seperti “ emergency warning” dengan melakukan teknis koordinasi langsung masyarakat yang sakit gawat darurat melalui sistem koordinasi menggunakan sistem IT yang tersambung dengan setiap wilayah jangkauan rumah sakit.

Semoga program inisiasi ini dapat memberikan pengaruh secara tidak langsung dengan peningkatan capaian atau target rumah sakit dan kualitas pelayanan rumah sakit serta peningkatan indeks kepuasan masyarakat khususnya wilayah Banten Selatan